Hampa

Berjalan hampa tanpa arah tujuan menggenggam erat satu ucapan
Yang selalu indah terucap namun tak seindah tindakan
Merasa mampu ku jalani tapi tak mampu ku rasakan
Berharap pada bayangan semu namun ku dapat sia-sia

Hingga mentari tenggelam dan tidur ku lelap
Tak mampu hilangkan tanda sayangku untukmu
Sungguh tiada yang lebih indah lagi cerita dulu
Bila kau dan aku tak mau bersatu

Ku hanya bisa berharap pada Tuhan untuk merubah
Merubah hatimu yang tak pernah kenal aku
aku yang selalu ada di saat kau duka maupun suka
Karena Tuhan takdirkan ku menjadi sandaran hatimu


Nuzul Asrul 29 Juli 2012

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hampa"

Posting Komentar